Veterinary Integrity and Skill Improvement (VISI) merupakan acara tahunan yang diadakan oleh PC IMAKAHI UGM untuk mengembangkan kemampuan (skill) mahasiswa kedokteran hewan, khususnya dalam menghadapi permasalahan yang up-to-date. Pada tahun ini, webinar Veterinary Integrity and Skill Improvement (VISI) #1 dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari Sabtu, 4 Juni 2022. Pengurus Cabang IMAKAHI UGM menyelenggarakan VISI dengan tema besar “Improving Social Skills to be A Great Vet in the Future”. 

Webinar VISI #1 dilaksanakan dengan mengundang pembicara yang kompeten dalam bidangnya, yaitu drh. M. Th. Khrisdiana Putri, M.P., Ph.D yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada dan drh. Nur Purba Priambada yang merupakan dokter hewan pemerhati satwa liar dari IAR Indonesia.

Sesi pertama VISI #1 2022 membahas subtema “Pentingnya Memahami Etika Komunikasi sebagai Dokter Hewan” dengan pembicara drh. M. Th. Khrisdiana Putri, M.P., Ph.D. Pada sesi ini, beliau memaparkan bahwa komunikasi yang dilakukan dokter hewan mencakup hal mendasar yang sangat luas dan sangat kompleks, oleh karenanya dokter hewan harus selalu meningkatkan kemampuannya dalam berkomunikasi yang sesuai dengan etika dokter hewan. Beliau berpendapat bahwa etika komunikasi adalah hal yang penting karena hal ini merupakan representasi dari suatu kelompok dan dapat digunakan sebagai media untuk berbagi informasi, memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan membangun hubungan. Beberapa prinsip etika komunikasi sebagai dokter hewan yang beliau paparkan adalah kejujuran, mendengarkan secara aktif, tidak menghakimi, dan menghindari hal negatif seperti ketidaksopanan.

Sesi kedua VISI #1 2022 membahas subtema “Menjadi Dokter Hewan yang Terampil dalam Mengedukasi di Media Sosial” dengan pembicara drh. Nur Purba Priambada. Pada sesi ini, beliau memaparkan bahwa pada etika dokter hewan pasal 36 menyebutkan bahwa dokter hewan harus memberikan edukasi kesehatan dan kesejahteraan hewan kepada masyarakat, hal itulah yang mendasari pentingnya edukasi dokter hewan di media sosial. Untuk itu, diperlukan netiquette atau etika dalam berinternet untuk meminimalisir masalah yang timbul dalam edukasi di media sosial. Dalam mengedukasi di media sosial, dokter hewan harus selalu mengedepankan perikemanusiaan, kesejahteraan hewan, selalu berdasar pada kajian ilmiah, mematuhi etika komunikasi yang baik, dan sebagainya. 

Dengan diadakannya kegiatan VISI #1 ini, diharapkan para calon dokter hewan memahami tentang etika komunikasi yang merupakan bagian dari tanggung jawab seseorang sebagai dokter hewan. Selain itu, diharapkan calon dokter hewan juga dapat mengerti tentang pentingnya edukasi di media sosial, tata cara edukasi, dan tips melakukan edukasi di media sosial agar efektif dan meminimalisir masalah yang timbul. Hal ini tentunya penting sebagai landasar calon dokter hewan untuk menjadi dokter hewan yang kompeten di bidangnya.

VIVA VETERINER INDONESIA!


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.